Dampak Negatif Internet

Dampak negatif internet sepertinya selalu membuntuti keberadaan internet yang seharusnya menjadi sebuah media positif. Dampak negatif internet seperti bahaya laten, yang terkadang disadari atau tidak, seperti penyakit yang tidak terasa dan tiba-tiba mendapat vonis stadium akhir yang kritis, segawat itukah? Bagaimana orang tua bisa membayangkan, misalnya sebagai salah satu contoh, ketika di handphone anaknya yang masih berusia sekolah dasar, terdapat sebuah video dewasa yang tidak senonoh. Atau juga bila anaknya lupa makan, dan seperti kecanduan pada yang namanya game online? Bahkan bisa sampai kehilangan anak tercinta gara-gara internet. Dan beberapa sumber menyebutkan tentang adanya dampak negatif internet berikut ini.

Dampak Negatif Internet


1. Anak-anak korban penyalahgunaan internet
Ekploitasi anak, penculikan anak, anak hilang gara-gara internet, marak terjadi. Dan mengejutkan ketika sebuah penelitian mengungkapkan, sebanyak 20 persen eksploitasi yang terjadi di internet, melibatkan anak-anak sebagai korbannya. Saat ini, eksploitasi anak merupakan salah satu industri online yang cepat berkembang dan tidak terbendung. Bisnis tidak bermoral, menjijikkan dan sangat tidak manusiawi, yang bisa sangat membekas baik secara fisik maupun mental demi untuk memenuhi kepuasan orang-orang dengan sakit jiwa. Transfer foto, komunikasi dengan anonim, pembayaran online yang semua sangat mudah dilakukan lewat internet, semakin menjadikan bisnis tidak bermoral ini berkembang dan semakin merajalela.

2. Kecanduan akan dunia online
Kecanduan, seakan kata ini mempunyai image negatif, dan juga tentang dampak negatif internet ini. Jejaring sosial, game online dan perjudian online, aktifitas-aktifitas internet ini yang akan bisa membuat seseorang "Lupa Daratan Tidak Ingat Lautan." Bahkan seperti sebuah sumber menuliskan, seorang anak bernama Shawn pada tahun 2002 mengakhiri hidupnya ketika bermain sebuah game online. Tidak disebutkan sebabnya, mungkin karena kalah dalam permainan dan lainnya yang berhubungan dengan game online.

3. Penipuan di Internet
Bukan hanya seratus dua ratus orang, mungkin bahkan mencapai puluhan ribu orang menjadi korban penipuan di internet. Dan ratusan juta dolar (berapa Rupiah tuh?) melayang berpindah tangan. Memang banyak diakui tentang dampak negatif internet yang ini juga paling marak terjadi. Sangat banyak jalan untuk melakukan penipuan lewat internet. Dan sebagian besar adalah melalui sarana email. Mungkin anda seperti halnya juga saya, pernah dan sangat sering menerima email-email yang mengatasnamakan suatu lembaga tertentu, meminta sumbangan misalnya. Atau meminta data-data rekening bank, dengan alasan memperoleh hadiah dan lain sebagainya. Waspadalah, email menjadi sarana mudah untuk menjerat korban penipuan dari pemakai internet yang kurang jeli. Bila menerima email tidak jelas, jangan klik link dan tautan yang diberikan, delete saja langsung, jangan ambil resiko.

4. Pelecehan online
Dampak negatif internet selanjutnya adalah tentang pelecehan yang tidak hanya bisa dilakukan dengan kata dan perbuatan, tetapi juga sangat bisa melalui internet (online). Mungkin sebagian besar pemakai Internet mempunyai akun jejaring sosial, semisal Facebook dan Twitter. Dan perhatikanlah, dari sekian ratus atau ribu teman di FB, ada banyak yang secara serius dan bukan dengan maksud bercanda, mengumpat, mengolok-olok bahkan melecehka dengan kata-kata yang tidak sewajarnya dan membuat 'terluka' kepada seseorang, lembaga dan juga kepada pemerintahan. Kalau saya sangat sering, bahkan setiap hari bisa tiga kali lebih (seperti minum obat), membaca di FB orang-orang tertentu selalu menyerang pihak tertentu dengan kata-kata yang mungkin akan sangat membuat panas suasana. Dan ini terjadi bukan hanya pada satu atau dua orang.
Dan kejadian pelecehan lewat internet ini menurut sebuah sumber, bahkan sampai membuat seorang anak, Megan Meier berumur 13 tahun gantung diri gara-gara kata makian lewat MySpace.

5. Tersebarnya Privasi dan Informasi Pribadi
Informasi pribadi, bagi beberapa orang merupakan sesuatu yang harus benar-benar dijaga kerahasiaannya karena suatu alasan tertentu. Tetapi bagi beberapa lainnya akan menganggap menyebarkan informasi pribadi menjadi "sesuatu" yang memang diinginkan, misalnya mengejar ketenaran dan lainnya.
Dan terkadang, mungkin di masa lalu, secara sengaja atau tidak kita membeberkan informasi pribadi, foto atau apapun yang seharusnya tidak boleh diketahui orang banyak, di media online, apalagi jejaring sosial. Nah, itu artinya seluruh dunia melalui internet bisa tahu tentang hal tersebut.

1 comments:

Tria Kusuma Dewi said...

artikel tentang dampak negatif internet sangat membantu saya dalam mengerjakan tugas sekolah, terima kasih kak :)

Post a Comment